sebutkan macam macam nozzle beserta fungsinya

Pompajenis ini dirancang untuk suatu kondisi khusus di dalam berbagai bidang sesuai dengan kebutuhannya. Contohnya jet pump atau ejector, pompa jenis ini terdiri dari sebuah tabung pancar, nozzle konvergen dan venturi berbentuk diffuser. Cara kerjanya ialah, pada bagian konvergen dihubungkan dengan pipa yang berfungsi sebagai penghisap cairan. Sebutkan5 jumlah silinder motor yang paling banyak digunakan pada kendaraan. 10.Sebutkan 3 jenis engine ditinjau dari susunan silindernya. 11.Sebutkan 3 jenis engine ditinjau dari mekanisme katupnya. 12.Sebutkan 4 macam engine bila ditinjau dari penggunaan bahan bakarnya. 13.Sebutkan 8 komponen engine beserta fungsinya masing-masing. 14 PaaS(Platform as a Service), fungsinya sebagai tuan rumah dari serangkain perangkat lunak dan alat pengembangan produk pada infrastuktur provider. Contoh dari Paas yaitu GoogleApps . IaaS (Infrastucture as a Service) , merupakan sebuah layanan yang menyediakan sumber daya teknologi informasi dasar. ALatini ukurannya tidak terlalu besar dan ada berbagai macam tipe yang berbeda sesuai dengan fungsinya masing-masing. 19. Fixed Fire Extinguisher. Fixed fire extinguisher adalah alat pemadam kebakaran yang mampu memadamkan api sangat besar dengan campuran CO 2, busa dan air. Alat ini biasanya ditempatkan di ruang-ruang vital seperti kamar MacamMacam Media Penyimpanan. A. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetic Storage Media) 1). Hard Disk. Hard disk (hard drive atau fixet disk) media ini bersifat non-volatile, artinya dapat menyimpan data meskipun tidak ada aliran listrik. Selain sebagai penyimpanan data, hard disk juga berfungsi sebagai boot device. Telecharger Rencontre Avec Joe Black French Dvdrip. Fungsi Nozzle Dan Cara Kerjanya - Pengabut nozzle/injector berfungsi untuk mengabutkan bahan bakar atau menyemprotkan bahan bakar dalam bentuk kabut agar mudah bercampur dengan oksigen sehingga mudah terbakar dalam silinder mesin. Nozzle bahan bakar disebut juga dengan pengabut atau ada yang menyebut dengan Injektor. Disebut injektor karena tugas dari komponen ini adalah menginjeksi dan disebut pengabut karena bahan bakar keluar dari komponen ini dalam bentuk kabut, sedangkan disebut nozzle karena ujung komponen ini luas penampangnya makin mengecil. Fungsi Injektor Nozzle Injector nozzle berfungsi untuk menghantarkan bahan bakar diesel dari injection pump ke dalam silinder pada setiap akhir langkah kompresi dimana torak piston mendekati posisi TMA. Injector yang dirancang sedemikian rupa merubah tekanan bahan bakar dari injection pump yang bertekanan tinggi untuk membentuk kabut yang bertekanan antara 60 - 200 kg/cm², tekanan ini mengakibatkan peningkatan suhu pembakaran didalam silinder meningkat menjadi 600°C. Tekanan udara dalam bentuk kabut melalui Injector ini hanya berlangsung satu kali pada setiap siklusnya yakni pada setiap akhir langkah kompresi saja. Sehingga setelah sekali penyemprotan dalam kapasitas tertentu dimana kondisi pengabutan yang sempurna maka injector yang dilengkapi dengan jarum yang berfungsi untuk menutup atau membuka saluran injector ini sehingga kelebihan bahan bakar yang tidak mengabut akan dialirkan kembali kebagian lain atau ke tangki bahan bakar sebagai kelebihan aliran overflow. Komponen - Komponen Pada Injektor Nozzle Komponen Injektor Nozzle Keterangan 1. Mur pengunci 2. Overflow Pipe 3. Washer 4. Nozzle Holder 5. Adjusting Washer 6. Pressure Spring 7. Pressure Pin 8. Distance Piece 9. Nozzle Needle & Nozzle Body 10. Retaining Nut Injektor Nozzle terdiri dari nozzle body dan needle. Nozzle me-nyemprotkan bahan bakar dari pompa injeksi ke dalam silinder dengan tekanan tertentu untuk mengatomisasi bahan bakar secara merata. Pompa injeksi adalah sejenis katup yang dikerjakan dengan sangat presisi dengan toleransi 0,001 mm, oleh karena itu apabila nozzle body diganti maka harus diganti bersama dengan needle valve. Injektor nozzle harus dilumasi dengan bahan bakar diesel. Nozzle holder memegang nozzle dengan retaining nut dan distance piesce, nozzle holder terdiri dari adjusting washer yang mengatur kekuatan tekanan pegas untuk menentukan tekanan membukanya katup nozzle. Tipe - Tipe Injektor Nozzle Tipe nozzel injeksi sangat menentukan bagi proses pembakaran dan bentuk ruang bakar. Macam - macam injector nozzle 1. Single Hole Type Nozzle Berlubang Injektor nozzle berlubang satu single hole proses pengabutannya sangat baik akan tetapi memerlukan tekanan injektion pump yang Multiple Hole Type Nozzle Berlubang Banyak Tipe lubang banyak multi hole type pada umumnya digunakan untuk mesin diesel dengan injeksi langsung direct injection karena dalam proses pengabutannya sangat Throttle Type Kebanyakan nosel injeksi model pin adalah yang berjenis throttle yang pada saat permulaan injeksi jumlah bahan bakar yang ditekan ke dalam ruang bakar muka hanya sedikit, tetapi pada akhir injeksi jumlah bahan bakar semakin banyak. Secara garis besar nozzle dapat dibagi atas model lubang dan model Pintle Type Nozzle dengan model pin Iinjektor nozzle model pin ini model trotle maupun model pin lebih tepat digunakan pada motor diesel dengan ruang bakar yang memiliki combustion chamber, kamar muka maupun kamar pusar turbulen dan Type Lanova. Cara Kerja Injektor Nozzle 1. Nozzle Sebelum Pengabutan Bahan bakar Bahan bakar yang bertekanan tinggi mengalir dari pompa injeksi melalui saluran minyak pada nozzle holder menuju ke oil pool pada bagian bawah nozzle body. Nozzle Sebelum Pengabutan Bahan bakar 2. Nozzle Ketika Pengijeksian Bahan Bakar Bila tekanan bahan bakar pada oil pool naik, ini akan menekan permukaan ujung needle, bila tekanan ini melebihi kekuatan pegas, maka nozzle needle akan terdorong keatas oleh tekanan bahan bakar dan nozzle needle terlepas dari nozzle body seat. Kejadian ini menyebabkan nozzle menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Nozzle Ketika Pengijeksian Bahan Bakar 3. Nozzle Ketika Akhir Pengijeksian Bahan Bakar Bila pompa injeksi berhenti mengalir bahan bakar, tekanan bahan bakar turun dan tekanan pegas pressure spring mengembalikan nozzle needle ke posisi semula. Pada saat ini needle tertekan kuat pada nozzle body seat dan menutup saluran bahan bakar. Sebagian bahan bakar tersisa diantara nozzle needle dan nozzle body, antara pressure pin dan nozzle holder dan lain-lain, melumasi semua komponen dan kembali ke over flow pipe Seperti terlihat diatas, nozzle needle dan nozzle body membentuk sejenis katup untuk mengatur awal dan akhir injeksi bahan bakar dengan tekanan bahan bakar. Nozzle Ketika Akhir Pengijeksian Bahan Bakar Standar Debit & Sudut Rilis Injektor Nozzle 1. Debit Semprot Data yang kami dapatkan injektor alat berat memiliki debit pada putaran 300 Rpm akan menghasilkan 2,3 cm3/ Sudut semprot Sudut semprot merupakan sudut yang terjadi akibat tekanan ini melebihi kekuatan pegas, maka nozzle needle akan terdorong keatas oleh tekanan bahan bakar dan nozzle needle terlepas dari nozzle body seat. Kejadian ini menyebabkan nozzle menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Standar dari alat berat adalah 14° -19°.3. Sudut Pengkabutan Sudut pengkabutan merupakan sudut yang tejadi karena bahan bakar yang mulai menyebar. Standar dari alat berat adalah 133°-150°. Injektor nozzle merupakan salah satu komponen pada mesin diesel yang memiliki fungsi yang sangat penting bagi terjadinya proses pembakaran pada mesin. Fungsi injektor nozzle yaitu untuk menyemprotkan bahan bakar bertekanan yang berasal dari pompa injeksi di dalam ruang bakar. Pompa injeksi merupakan bagian dari mesin diesel yang memiliki fungsi untuk menaikkan tekanan bahan bakar. Injektor nozzle injection nozzle pada mesin diesel terdiri dari beberapa bagian yaitu nozzle holder, overflow pipe, adjusting washer, pressure spring, pressure pin, distance piece, nozzle body, nozzel needle dan retaining nut. Injektor nozzle dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe yaitu tipe hole dan tipe pin. Injektor nozzle tipe hole ini dibagi menjadi beberapa macam yaitu tipe single hole dan multiple hole. Sedangkan pada injektor nozzle tipe pin juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu tipe throttle dan tipe pintle. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini Cara kerja injektor nozzle 1. Sebelum penginjeksin Bahan bakar solar yang memiliki tekanan yang tinggi akan mengalir dari pompa injeksi melalui saluran bahan bakar pada nozzle holder kemudian bahan bakar ini akan menuju ke oil pool pada bagian bawah nozzle body. 2. Penginjeksian bahan bakar Apabila tekanan bahan bakar yang berada di oil pool ini naik maka bahan bakar ini akan menekan permukaan ujung needle. Apabila tekanan bahan bakar ini melebihi tekanan pegas maka nozzle needle akan terdorong ke atas oleh tekanan bahan bakar sehingga nozzle needle akan terlepas dari dudukannya nozzle body seat. Kejadian tersebut membuat bahan bakar dapat keluar sehingga akan terjadi langkah penginjeksian atau penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bakar. 3. Akhir penginjeksian Bila pompa injeksi berhenti mengalirkan bahan bakar maka tekanan bahan bakar yang menuju ke injektor nozzle akan menurun sehingga tekanan pegas di dalam injektor nozzle akan mengembalikan nozzle needle ke posisi semula. Pada saat ini nozzle needle akan tertekan oleh pegas pengembali dengan kuat pada dudukannya nozzle body seat dan akan menutup saluran bahan bakar untuk keluar. Sebagian bahan bakar yang tersisa diantara nozzle needle dengan nozzle body atau antara pressure pin dengan nozzle holder atau yang lainnya yang terletak di dalam injektor nozzle akan dikembalikan kembali ke over flow pipe. Ukuran Nozzle Pemadam yang umumnya digunakan di Indonesia? Berbicara tentang ukuran nozzle pemadam, maka sebelumnya, Anda wajib memahami terlebih dahulu apa yang dinamakan dengan nozzle pemadam itu sendiri. Dimana nozzle itu sendiri merupakan sebuah piranti yang cukup penting dalam fire fighting. Karena kegunaan dari nozzle itu sendiri merupakan sebuah alat yang berguna untuk memudahkan para pekerja petugas pemadam kebakaran saat mengarahkan air yang bertekanan keluar dari area jaringan pipa instalasi fire hydrant. Jadi, entah itu lewat hydrant box indoor ataupun yang lainnya, yang terdapat di dalam area gedung ataupun pada pillar yang diletakkan di luar ruangan, maka nozzle inilah yang tugasnya nanti memudahkan segalanya. Terkadang aliran air yang digunakan untuk memadamkan api ini pun dikeluarkan langsung dari tempat tangki dari mobil pemadam kebakaran yang ada. Jadi, bisa dibilang bahwa perlengkapan nozzle untuk memadamkan kebakaran tersebut sebenarnya terbagi atas berbagai varian jenis. Macam-Macam Perlengkapan Nozzle untuk Memadamkan Kebakaran Dimana salah satu ragam jenis nozzle yang kerap dipakai adalah jet nozzle. Jet nozzle ini merupakan sebuah nozzle dengan bentuk runcing di bagian ujung yang berguna untuk mengalirkan air dengan cara lurus tepat ke arah bagian api. Jadi, sebenarnya nozzle ini sesuai dan tepat sekali bila dipakai untuk memadamkan api dalam jarak jauh yang sulit untuk discover oleh sebuah selang. Karena pancaran air dari system nozzle ini bisa mengarah hingga 5 meter. Selain jet nozzle, ada lagi yang sering dipakai oleh para petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api, yaitu menggunakan straight variable. Jadi, cara kerjanya ini berbeda sekali dengan jet nozzle. Dimana untuk straight variable disini aliran airnya lebih mengembang layaknya payung. Selain itu, model airnya pun bentuknya seperti kabut yang tipis. Sehingga, jenis nozzle ini bisa dipakai untuk melindungi para petugas dari adanya bola api ataupun hawa panas yang terdapat pada area yang kebakaran tersebut. Jadi, jenis nozzle ini sesuai sekali bila dipakai untuk memadamkan api jarak dekat. Hal ini dikarenakan semburan airnya terbilang jauh lebih pendek. Namun meskipun begitu, sebenarnya nozzle ini tetap bisa diatur sama seperti jet nozzle. Sehingga, jenis nozzle staright variable ini pun sebenarnya juga bisa diarahkan secara lurus dan melebar seperti jet nozzle. Ukuran Nozzle Pemadam sebenarnya ukuran nozzle pemadam itu bervariasi. Dimana untuk ukuran standartnya adalah dibagi menjadi 2 bagian, yaitu berukuran 1,5 dan berukuran 2,5. Untuk ukuran 1,5 ini biasa dipakai di dalam ruangan. Karena memang panjang diameternya jauh lebih kecil dari ukuran 2,5. sedangkan ukuran 2,5 digunakan untuk luar ruangan. nozzle pemadam pada dasarnya dibuat dari alumunium atau kuningan. Sehingga, alat ini sangat bagus untuk menahan korosi dan handal untuk mengatasi masalah kebakaran. Nah, jadi seperti itulah ukuran nozzle pemadam, beserta beberapa hal yang terkait dengan nozzle untuk memadamkan kebakaran api yang harus Anda ketahui, bila Anda ingin mencoba menggunakan bantuan alat pemadam kebakaran. Bagaimana pun juga, bila Anda tidak memahami piranti – pirantinya, hal tersebut akan menjadikan Anda tidak bisa memaksimalkan atau mengoptimalkan kerja dari alat pemadam kebakaran itu sendiri. Recommended Posts Menurut Kalian, Apakah Fungsi Hydrant Nozzle ? apa saja jenisnya? Pada dasarnya fungsi hydrant noozle itu adalah untuk mengarahkan adanya pancaran air yang terdapat di dalam selang bagian ujung selang ketika terjadi kebakaran. Jadi, nozzle disini akan mensuplai air saat terjadi kebakaran, dan sekaligus akan memberi akses untuk pemadam kebakaran dengan cara yang optimal dalam pemakaian air. Di samping itu, untuk pembuatannya, alat ini berasal dari material baja yang berkualitas. Sehingga, membuat alat ini menjadi lebih tahan lama dan bebas korosi di semua cuaca. Fungsi Hydrant Nozzle dan Prinsip Kerjanya Bagi mereka yang bekerja di lingkungan perusahaan, misalnya saja seperti di pabrik, hotel, dan tinggal di asrama, atau di sekolah, tentu harus mengetahui cara kerja dari hydrant system. Karena beberapa tempat tersebut biasanya bisa juga mengalami ancaman terjadinya kebakaran. System ini menggunakan media air untuk mengatasi terjadinya kebakaran. Jadi, secara umum, prinsip kerjanya sebenarnya sama seperti system yang digunakan pada pipa air yang terdapat di dalam perumahan yang berfungsi untuk mengalirkan air. Namun, meskipun begitu, terdapat beberapa perbedaan di antara prinsip kerja dari hydrant system dengan pompa air. Yang membedakan keduanya ini bisa dilihat dari komponen yang dipakai dan rancangan sistemnya. Jenis-Jenis Hydrant Noozle Jenis-jenis hydrant noozle ini terdiri dari 2 bagian, yaitu jet noozle smooth hydrant nozzle dan variable nozzle spray hydrant noozle. Dimana untuk lebih lengkapnya akan kami jelaskan di bawah ini, antara lain Jet Hydrant Nozzle Jet nozzle ini bisa mengontrol pancaran air yang telah keluar berbentuk solid stream atau lurus dengan tekanan yang besar dan padat. Sehingga, jenis ini cukup bagus bila digunakan untuk memadamkan api pada jarak jauh. Jet nozzle ini mampu memancarkan air hingga menembus jarak jauh, dimana para petugas akan tetap merasa aman saat sedang bertugas memadamkan api, namun tetap tidak menghilangkan fungsinya sebagai pemadam kebakaran. Jet nozzle ini mampu menembus adanya kobaran api dan langsung menuju sampai titik api, karena jet nozzle ini memiliki pancaran air yang jauh dan padat. Variable Nozzle Spray Hydrant Nozzle Jenis ini kebalikan dari jet nozzle. Karena bentuk pancaran air yang dihasilkan cenderung berbentuk tirai atau berbentuk perisai yang menyebar. Selain itu, jika pada jet nozzle bertujuan memadamkan api dalam jarak jauh, namun untuk jenis ini justru digunakan untuk mendekati adanya kobaran api dalam kondisi yang aman. Hal ini dikarenakan panas dan paparan dari kobaran api, beserta resiko terhadap terjilat oleh percikan api bisa langsung dicegah dengan adanya tirai air yang dibuat oleh nozzle jenis ini. Sehingga, untuk memadamkan api dengan jarak dekat, misalnya saja pada ruangan indoor, biasanya proses pemadaman api lebih sering menggunakan nozzle jenis ini. Karena yang dibutuhkan adalah untuk memadamkan api dalam jarak yang dekat dan tidak terlalu jauh. Untuk membuat system kerja alat ini bisa berjalan sebagaimana mestinya, maka pengecekan terhadap alat ini dilakukan minimal selama 1 tahun sekali. Sehingga, system ini bisa berjalan dengan lancar. Selanjutnya, prinsip kerja dari hydrant tersebut nantinya bisa bekerja dengan maksimal. Tindakan ini dinamakan sebagai maintenance system. Recommended Posts Nozzle memiliki banyak peranan penting, salah satunya untuk mengatur arah dan karakteristik aliran fluida. Umumnya, alat ini digunakan untuk meningkatkan kecepatan aliran diikuti oleh penurunan tekanan pada aliran fluida. Ada beragam aplikasi nozzle diantaranya dalam bidang otomotif, perkebunan dan industri. Salah satu aplikasi nozzle dalam bidang industri ialah steam ejector. Tertera pada salah satu jurnal bahwa geometri nozzle dapat mempengaruhi performa steam ejector. Itu karena secara matematika, geometri dapat menentukan nilai primary mass flow rate dan memberi pengaruh signifikan pada performa steam ejector. Selain itu, nozzle juga berperan penting dalam pembangkit listrik yang menggunakan turbin. Mulai dari turbin air, gas, uap, ke semuanya memanfaatkan nozzle agar diperoleh performa dan energi yang optimal. Berikut pembahasan tentang nozzle, mulai dari definisi dan konsep dasarnya, fungsi, jenis jenis serta aplikasinya. Tampilan bagian dalam nozzle Nosel atau nozzle adalah perangkat mekanis yang dirancang untuk mengontrol karakteristik aliran fluida saat keluar dari ruang tertutup dan menuju ke beberapa media tertentu. Nozzle pada umumnya berupa pipa atau tabung dengan diameter yang bervariasi, dan digunakan untuk mengarahkan atau memodifikasi aliran fluida yang terdiri dari cairan atau gas. Singkatnya, nozzle adalah sebuah saluran dengan luas penampang yang bervariasi di mana kecepatan fluida dapat dinaikkan sementara tekanannya akan menurun di sepanjang saluran. Saat fluida mengalir melalui nozzle, ia akan menjadi lebih cepat namun tekanannya turun. Fungsi Nozzle Berikut beberapa hal yang harus difahami terkait fungsi nozzle Nozzle berfungsi untuk mengontrol laju aliran, arah, dan/atau tekanan aliran fluida Noseldapat mengubah energi tekanan dan panas menjadi energi kinetik Nosel berfungsi untuk mengarahkan pancaran jet fluida pada sudut tertentu, dikenal sebagai sudut nozzle Mesin turbo seperti turbin uap, turbin air, dan turbin gas mampu menghasilkan energi karena memanfaatkan energi kinetik pada fluida yang mengalir melalui nozzle. Tergantung jenis fluida yang digunakan, nozzle bisa saja disebut sebagai nozzle uap, nozzle air, dan nozzle gas. Jenis Jenis Nozzle Nozzle seringkali identik dengan alat yang menaikkan kecepatan aliran fluida. Namun pada kasus tertentu seperti pada bagian divergent, nozzle justru berfungsi menurunkan kecepatan aliran fluida. Jenis nozzle berdasarkan bagian Bagian nozzle – Convergent Divergent Nozzle umumnya dapat diklasifikasikan menjadi nozzle konvergen, nozzle divergen, dan nozel konvergen-divergen. Jika diameter saluran nozzle mengecil sejalan dengan arah aliran fluida, maka itulah convergent nozzle nozzle konvergen. Sebaliknya, jika diameternya semakin melebar, maka namanya nozzle divergen. Yang terakhir, jika diameter saluran nozzle mengecil pada awalnya, kemudian melebar, maka disebut convergent-divergent nozzle nozzle konvergen divergen/ nozzle CD. Bagian nozzle dimana diameter nya minim disebat throat kalau bahasa Indonesianya tenggorokan. Berikut bagian bagian nozzle dan karakteristiknya Nosel konvergen dapat mempercepat aliran fluida, namun tidak melebihi kecepatan suara pada fluida karena adanya bagian sempit pada saluran nozzle. Nosel divergen memperlambat aliran fluida, jika alirannya subsonik, tetapi mempercepat fluida sonik atau supersonik Nozzle convergent divergent mempercepat fluida pada bagian sempit nozzle konvergen dengan kecepatan supersonik. biasanya mesin roket dan jet supersonik menggunakan nozzle CD Jenis nozzle berdasarkan jenis fluida Jenis nozzle berdasarkan tipe fluida Selain berdasarkan bagian, Nozzle juga dapat dibagi berdasarkan jenis fluida yang disemprotkan, diantaranya Nozzle cairan. Sesuai namanya, jenis nozzle ini digunakan untuk benda cair. Pada nozzle cair, percikan atau semprotan halus bertekanan tinggi keluar dari saluran exit. Nozzle ini banyak digunakan pada cairan yang dialirkan menggunakan selang spray. Misalnya cucian motor, spray pengecetan, selang pemadam kebakaran, dan masih banyak lagi. Nozzle angin. Nozzle ini berfungsi untuk menghasilkan tekanan angin yang lebih tinggi. Seperti, mesin kompresor dimana tekanan angin yang keluar melalui saluran nozzle menjadi lebih tinggi. Nozzle gas. Nozzle gas biasanya mempunyai lubang lubang keluar yang bertujuan untuk menyebarkan gas. Contohnya, kompor gas, mesin las asetilin, oven pemanggang, dan lain sebagainya. Aplikasi Nozzle Aplikasi nozzle – spray nozzle Berikut beberapa contoh penggunaan nozzle pada dunia engineering Nozzle berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar ke dalam ruang bakar pada mesin diesel Nosel digunakan pada turbin uap, turbin gas, turbin air, mesin jet dan jet propulsion. Nozzle dipakai untuk tujuan pengukuran seperti pada venturimeter Nosel dapat menghilangkan udara dari kondensor Injektor untuk memompa air pada boiler Air mancur buatan Nozzle biasanya dipakai pada sebuah rangkaian yang di dalamnya terdapat aliran cairan, tekanan angin, dan saluran gas. Dalam aplikasinya, nozzle terletak pada bagian paling ujung suatu rangkaian pipa atau selang. Tidak heran jika nozzle bisa dibilang mempunyai fungsi sebagai pintu keluar pada instrumen perpipaan. Aliran yang keluar dari nozzle akan mengalami perubahan bentuk dan arah, serta tekanan. Contohnya, arah aliran fluida menjadi melebar dengan percikan yang halus, atau mengecil namun dengan tekanan tinggi. Related postsMengejutkan PT MAB Hadirkan Mobil Listrik Double Cabin, Beginilah SpesifikasinyaLihat Spesifikasi Honda WR V Mobil SUV Mewah dengan Performa MengagumkanSimak Cara Kerja Kopling Mobil Lengkap dengan Langkah PerawatannyaWuling Produksi Baterai Mobil Listrik di IndonesiaCara Menyimpan Kue Basah Sisa di Kulkas Supaya Tahan Lama, Bisa sampai 2 Bulan!4 Zodiak yang Dikenal Menerapkan Frugal Living, Gaya Hidup Hemat dan Sederhana

sebutkan macam macam nozzle beserta fungsinya